Vereena Shaneisha Putri: Mahasiswi Psikologi yang Jago Menembak

Vereena Shaneisha Putri atau yang akrab disapa Veve adalah mahasiswi psikologi yang tidak hanya pintar dalam ilmu psikologi, tetapi juga ahli mengendalikan peluru di lapangan tembak.

Dari Hobi Keluarga Hingga Prestasi Nasional Perjalanan Veve di dunia menembak dimulai karena terinspirasi dari sang ayah. Sejak tahun 2019, ia mulai mencoba olahraga ini dan bergabung dengan Jupiter Shooting Club. Tetapi, pandemi sempat menghentikan langkahnya. Hingga pada tahun 2022, panggilan datang kembali untuk Veve dan akhirnya ia mulai berlatih serius sampai memasuki dunia perlombaan. Veve menjalani latihan secara rutin, setidaknya seminggu sekali ia berlatih, dan saat menjelang kompetisi, intensitasnya meningkat hingga empat kali latihan dalam seminggu. Latihan yang dilakukan Veve ini mencakup accuracy, speed, dan power. Meskipun tergolong baru, Veve telah menunjukkan perkembangan yang pesat. Ia aktif mengikuti berbagai perlombaan, termasuk kejuaraan nasional seperti DANJEN KOPASSUS Shooting Championship 2024 dan KAPOLDA JATENG CUP.

Psikologi dan Tembak, Keduanya Saling Melengkapi Sebagai seorang mahasiswi psikologi, Veve banyak mendapatkan motivasi dan inspirasi dari ilmu psikologi, terutama terkait dengan pengelolaan emosi dan mental dalam kehidupan sehari-hari hingga dalam dunia menembak. Ia juga menggunakan teknik self-talk positif sebagai pengingat bahwa ia telah berlatih dan mempersiapkan diri untuk siap menghadapi segala bentuk tantangan yang ada di lapangan. Menurutnya, teknik ini membantunya untuk lebih fokus dan lebih tenang saat berkompetisi. Pengaturan emosi dan mental sangat dibutuhkan oleh Veve, di mana ia harus tetap bersikap tenang, percaya diri, dan berkonsentrasi untuk fokus pada target demi mencapai hasil yang terbaik. “Ketenangan, kefokusan, dan keyakinan diri adalah kunci utama dalam menembak, ketika gagal, saya selalu mencoba untuk belajar dari kesalahan dan tidak menyerah” ujar Veve.

Perempuan Juga Bisa Jago Menembak Dunia menembak sering kali didominasi oleh laki-laki terutama dengan latar belakang militer dan kepolisian, di mana hal tersebut menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi Veve. Namun, ia tidak pernah menyerah dan terus berlatih keras. Tujuannya adalah untuk bisa konsisten masuk dalam 10 besar pada setiap pertandingan. Selain itu, Veve juga berencana untuk mendapatkan sertifikasi agar dapat mengikuti perlombaan lainnya pada kategori IPSC. Veve menginspirasi kita semua untuk terus mengejar passion dan tidak takut untuk mencoba hal-hal baru. Menurutnya, “kita harus menjalani dan mencintai setiap aktivitas dengan penuh kesenangan dan berikan yang terbaik”. Veve menekankan, “Jangan mudah menyerah karena Tuhan selalu menyertai di setiap jalan yang dia bukakan untuk kita.” Dengan sikap yang tenang dan tekun, Veve berharap bisa mengembangkan dirinya di dunia menembak sekaligus tetap berprestasi dalam bidang akademik.